Tutorial Design membangun jaringan hotspot sendiri dengan membuat server gateway sampai dengan konfigurasi hotspot. Dalam video tutorial ini dalam membuat design menggunakan cisco packet tracer. adapun peralatan dalam membangun jaringan ini antara lain :
1. PC Client/laptop (sudah terpasang NIC)
2. PC Server (Untuk server Gateway terpasang 2 NIC)
3. Switch
4. Kabel Straight 2
5. Kabel Cross 1
6. Modem/Koneksi Internet
Pada contoh kasus video tutorial dibawah ini, disimulasikan sebagai berikut :
Tutorial Cisco Packet Tracer (Desain Jaringan DHCP Server)
DHCP Server
DCHP adalah kepanjangan dari Dynamic Host Configurations Protocol. DHCP adalah protocol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan local yang tidak menggunakan DCHP harus memberikan alamat IP kepada semua computer secara manual. Jika DCHP dipasang di jaringan local, maka semua computer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dan server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Cara Kerja DHCP
DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa system operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 200 Server, Windows 2003 Server atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar system operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 200 Profesional, Windows XP, Windows Vista atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.
Untuk lebih memahami konsep DHCP pada sebuah jaringan komputer, pada posting kali ini membahas tentang bagaimana membuat jaringan DHCP Server dengan menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer. Tutorial tentang Mendesain Jaringan DHCP Server kali ini dalam bentuk video dan adapula materi dari DHCP Server dalam bentuk File. bagi kawan-kawan yang ingin mendapatkan tutorial tersebut dapat didownload melalui link di bawah ini:
Video Tutorial Cisco Packet Tracer (Desain Jaringan DHCP Server)
Membuat Desain Jaringan DHCP Server
File Materi Tutorial Cisco Packet Tracer (Desain Jaringan DHCP Server)
Tutorial Cisco Packet Tracer (Mendesain Jaringan LAN Topologi Start)
Topologi Jaringan
Cisco Packet Tracer, mungkin semua orang sudah pada tahu tentang aplikasi ini. aplikasi yang sering digunakan oleh para desainer jaringan untuk mendesain jaringan komputer.
Untuk posting kali ini berisi materi tentang tutorial mendesain jaringan local area network(LAN) dengan menggunakan aplikasi cisco packet tracer. Adapun desain yang digunakan yaitu dengan konsep jaringan topologi start.
Tutorial Cisco Packet Tracer (Mendesain Jaringan LAN Topologi Start), kali ini dalam bentuk video supaya memudahkan bagi teman-teman Blogger Teknik Komputer dan Jaringan dalam mempelajarinya. bagi teman-teman yang ingin mendownload video tersebut silahkan mendownload melalui link dibawah ini :
Firewall / Tembok api atau dinding api adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dengan jaringan Internet.
Firewall
Tembok-api digunakan untuk membatasi atau mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah lazim yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua macam jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan berbadan hukum di dalamnya, maka perlindungan terhadap perangkat digital perusahaan tersebut dari serangan para peretas, pemata-mata, ataupun pencuri data lainnya, menjadi kenyataan
.
Fungsi Firewall
Firewall dapat mengatur lalu lintas paket yang ada di jaringan
Melakukan autentikasi/mengontrol terhadap akses
Melindungi sumber daya dalam jaringan lokal/privat mencatat semua kejadian, dan melaporkan kepada administrator
Karakteristik Firewall
Seluruh lalu lintas data dari dalam ke luar atau sebaliknya, harus melewati firewall. hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memfilter/memblok semua akses yang ada di jaringan lokal baik secara fisik maupun melalui sistem.
Hanya kegiatan yang ter-autentikasi/dikenal saja yang dapat melakukan hubungan/koneksi , hal ini dilakukan dengan mengatur policy pada konfigurasi keamanan lokal. Saat ini banyak sekali jenis firewall yang ditawarkan oleh para vendor dan anda dapat memilih berbagai policy yang ditawarkan. Firewall itu sendiri haruslah kuat dan kebal terhadap serangan
Jenis Firewall
Personal Firewall: Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft Windows Firewall (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Pack 2, Windows Vista dan Windows Server 2003 Service Pack 1), Symantec Norton Personal Firewall, KerioPersonal Firewall, dan lain-lain. Personal Firewall secara umum hanya memiliki dua fitur utama, yakni Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall.
Network Firewall: Network ‘‘’’Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuahserver. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTablesdalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris. Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat) dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.
Setting Firewall Windows XP dan Trouble Shootingnya
Salam Bloger Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). setelah posting sebelumnya mengenai definisi dan fungsi dari firewall, pada kesempatan ini saya posting sedikit informasi tentang cara setting firewall pada windows xp, beserta trouble shooting yang terjadi akibat kegagalan setting firewall. pada posting ini saya akan paparkan sedikit dan untuk lebihnya dapat di download materi ini berupa e-book yang i.allah dapat membantu kawan-kawan semua.
Pada Dasarnya Windows XP sudah dilengkapi dengan firewall default yang dapat kita setting. Untuk mengaktifkan seting windows firewall langkah-lengkah adalah sebagai berikut ;
Anda harus login sebagai user Administrator
Klik Strat menu, lalu pilih Control Panel
Double klik icon Windows Firewall pada Control Panel windows, akan muncul Windows Firewall dialog box.
Setting Firewall Windows XP
Untuk Langkah selanjutnya, silahkan download e-booknya melalui link dibawah ini
Next, Bloger Teknik Komputer dan Jaringan. masih postingan tentang firewall. masih menyambung dengan setting firewall windows, untuk posting kali ini saya share sedikit tentang setting firewall windows 7.
Setting Firewall Windows 7
Pada Dasarnya firewall windows xp dan windows 7 tidak jauh berbeda. Perbedaan paling mendasar antara firewall windows XP dan Windows 7 yaitu pada firewall Windows XP hanya bisa diatur / terbatas untuk koneksi yang masuk (inbound), sedangkan di Windows 7 Firewall dapat diatur untuk menfilter semua koneksi baik itu yang masuk (inbound)maupun keluar (outbound).
Untuk Setting firewall windows 7 langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Setting firewall pada windows 7 dapat dilakukan melalui control panel
Pilih menu System & Security & Windows Firewall
Windows Firewall memberikan 3 pilihan profil yaitu Home Network, Work Network dan Public Network. Home dan Work Network diklasifikasikan sebagai private network dimana kondisi jaringan dinilai relatif aman.
Dengan memilih opsi “Home Network“, kita bisa membuat Homegroup dimana network discovery akan dihidupkan dan membuat kita bisa melihat komputer lain yang terhubung dengan Network yang sama dengan kita. Bergabung dengan Homegroup akan membuat komputer yang terkoneksi dapat me-share gambar, musik, video dan dokumen maupun sharing Printer. Bila ada folder yang ada di libraries kita yang tidak ingin dishare dapat dipilih untuk tidak dishare.
Untuk Tutorials lebih lengkapnya, silahkan download melalui link dibawah ini
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengetahuan dalam menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer. Seperti yang kita tahu tentang Aplikasi Sisco Packet Tracer yaitu suatu aplikasi yang digunakan untuk membuat desain dan menjalankan simulasi jaringan computer. Dengan adanya aplikasi ini sangat membantu dalam perencanaan awal sampai dengan penerapam konfigurasi jaringan sebelum diterapkan/diimplementasikan ke jarringan sebenarnya.
Tutorial/e-book Cisco Packet Tracer
Untuk tutorial session 2 ini saya akan menerangkan tentang penggunaan awal dari aplikasi cisco packet tracer. Baik secara interface/antarmuka aplikasi sampai dengan pengenalan tolls awal untuk mendesain sebuah jaringan local (Local Area Network).
Untuk teman-teman yang berminat dengan tutorial/e-book pengenalan interface Cisco packet tracer dapat di download di link di bawah ini