Showing posts with label WEB CS / PHP. Show all posts
Showing posts with label WEB CS / PHP. Show all posts
MEMBUAT HALAMAN WEB CRUD PHP PART 1
PEMROGRAMAN WEB CS / PHPMEMBUAT HALAMAN WEB CRUD PHP PART 1
Membuat Database di Mysql menggunkan ComandPrompt (CMD)
Berbagai Informasi PEMROGRAMAN Pemrograman Dasar WEB CS / PHP
Membuat Database di Mysql menggunkan ComandPrompt (CMD)
Membuat Database merupakan langkah yang selalu dilakukan pada saat kita akan membuat sebuah aplikasi yang terigrasi dengan database. database sendiri digunakan untuk menyimpan data .
Kegunaan Database
- Sebagai komponen utama atau penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi
- Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
- Mengatasi kerangkapan data (redundancy data)
- Menghindari terjadinya inkonsistensi data
- Mengatasi kesulitan dalam mengakses data
- Menyusun format yang standar dari sebuah data.
- Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).
- Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.
- Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi dari data. Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna, programmer dan administratornya.
Banyak tools yang bisa digunakan untuk membuat database. pada kesempatan kali ini saya akan membahas untuk membuat database di mysql dengan menggunakan cmd.
berikut langkah-langkahnya :
1. Buka Control Panel Xampp (Start - All Program- Xampp)
2. Pastikan Apache dan MySQL Running
3. Masuk ke CMD dan Tuliskan Script berikut :
cd ..
cd ..
cd xampp
cd mysql
cd bin
mysql -u root
4. Bila berhasil ada bacaan 'Welcome to MySQL monitor'. Okeh Kita Lanjutkan dengan databasenya
5. Create database penjualan;
6. Use penjualan;
7. Lalu kita membuat Tabel dari database tersebut :
8. Create table barang (
Kode Varchar (5) Not Null,
Nama Varchar (20) Not Null,
Harga Integer Not Null,
Primary key (Kode)
);
9. Kita akan membuat isi dari Tabelnya :
Insert into barang (Kode, Nama, Harga) Values ("001","Indomie Goreng","2000");
10. Bila ingin melihat Hasilnya : Select*From barang;
11. Bila ingin membuat isinya banyak, Ulangi langkan No.10 tetapi 001 diganti menjadi 002 karna tadi kita mengkasi Primary Key di Kode.
TAMBAHAN
*Disini saya sudah membuat 3 isi dari tabel tersebut*
1. Melihat Hasil : Select*From barang;
2. Melihat Tabel : Show Tables;
3. Melihat Struktur Pembuatan : Desc barang;
4. Menambah Field : Alter table barang add Jumlah Integer Not Null;
*Bila ingin mengisi datanya gunakan sama sepertinya No.8*
5. Merubah Nama Field : Alter table barang change Nama Nama_Barang varchar(20) not null;
6. Merubah Isi Field : Update barang set Nama_Barang="Shampo" where kode="001";
7. Menghapus Satu Barisan : Delete from barang where kode="001";
8. Menghapus Table : Drop barang;
9. Menghapus Database : Drop enjualan;
Semoga Bermanfaat.
http://bloger-tkj-dos-q28.blogspot.co.id
Perbedaan HTML dan XHTML
Berbagai Informasi WEB CS / PHPPerbedaan HTML dan XHTML?
Posting sebelumnya sudah saya paparkan tentang perbedaan HTML dan HTML5, untuk posting kali ini saya akan jelaskan perbedaan yang mendasar antara HTML dan XHTML.
XHTML singkatan dari Extensible HyperText Markup Language, adalah versi HTML yang lebih disiplin, ketat dan stabil. XHTML adalah kombinasi antara HTML dan XML (Extensible Markup Language). XML diciptakan untuk menjelaskan data, sedangkan HTML diciptakan untuk menampilkan data.
HTML (bahasa asli World Wide Web) secara pesat digantikan oleh XHTML. Keduanya sebenarnya hampir sama dikarenakan XHTML adalah warisan atau berasal dari HTML yang dirancang untuk menyesuaikan standar XML. Hanya ada beberapa perbedaan kecil antara kedua bahasa markup ini, bisa dikatakan bahwa XHTML adalah generasi baru HTML.
Salah satu keunggulan yang dimiliki XHTML adalah dapat digunakan pada perangkat non “komputer” seperti ponsel dan semacamnya.
- Semua elemen dan attribute pada dokumen XHTML harus diketik dalam huruf kecil (ini tidak perlu pada HTML).
- Semua tag pembuka harus ditutup dengan tag penutup, di HTML banyak tag- tag pembuka dibiarkan terbuka tanpa menutupnya namun tidak terjadi error bila dibuka pada browser, salah satu contohnya adalah line break dan image tag.
- Dalam dunia XHTML, segala tag harus bersarang secara teratur (properly nested), artinya bahwa jika anda membuka tag “a” setelah itu membuka tag baru di dalamnya, maka tag yang paling baru harus ditutup duluan dan tag yang terbuka pertama harus ditutup paling akhir. Walaupun nesting ini juga terdapat dalam dunia HTML namun tidak seketat peraturan di XHTML.
- Tiap value pada attribute harus terbungkus dengan tanda kutip ganda atau tunggal dan atributnya sendiri tidak boleh disingkat.
- Image tag harus terdapat alt attribute yang menyediakan deskripsi image, untuk memungkinkan mereka memiliki beberapa persyaratan untuk aksesibilitas bersama dengan standar web yang berbeda.
- Persyaratan lain dari XHTML adalah adanya pernyataan dari DOCTYPE yang menentukan aturan mana yang diikuti oleh dokumen anda (aturan yang diwarisi dari XML). Anda akan menemukan pernyataan ini pada barisan pertama dari atas ketika anda mengaktifkan halaman source kode XHTML yaitu tipe dokumen deklarasi (juga disebut dengan DTD atau DOCTYPE). Sebagian besar halaman web yang diciptakan hari ini akan menyertakan deklarasi DOCTYPE tersebut. Ada 3 DTD untuk XHTML: Strict (hanya akan validasi jika tanpa tag usang), Transisi (masih akan memvalidasi dengan tag usang), dan Frameset (untuk halaman yang "set up frame"). Semua dokumen XHTML harus sesuai dengan aturan sintaks XML.
Perbedaan HTML dan HTML5
Berbagai Informasi WEB CS / PHPPerbedaan HTML dan HTML5?
Bagi para designer web, pasti sudah pada tahu tengtang sejarah html dan perkembangan yang sekarang html5.
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan dalam format ASCII normal sehingga menjadi halaman web dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).
Sedangkan HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada tahun1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997[1]) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.
HTML5 merupakan salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01 dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web. (wikipedia.com)
PERBEDAAN HTML DENGAN HTML 5
- Fitur Embed Video Directly.
- Templating Embeded
- Web worker.
- Semantic
- Local Storage
1. Fitur Embed Video Directly.
Biasanya kita sering menggunakan iframe pada tag HTML untuk mengembed video, sekarang anda udah gak usah lagi embed dengan iframe yang notabene membuat situs/blog anda lama banget buat di aksesnya. Fitur ini sering disebut canvas.
2. Templating Embeded
Pada HTML sebelumnya, untuk membuat sebuah website. Kita harus kenal yang namanya CSS. Sekarang anda bisa langsung membuat template website secara otomatis dengan HTML5. Contohnya: <header> jika anda ingin membuat header, <aside>untuk sidebar, <footer> untuk footer. dan masih banyak lagi.
3. Web worker.
Pastinya anda sering kan gunain javascript, ketika multitrheading script yang kita buat terlalu banyak. Pastinya web kita lambat banget tuh buat di akses. Web worker ini bisa menjadi penawar web yang menggunakan banyak javascript karena kabarnya bisa mempercepat tampilan website anda walaupun javascript yang terimplant pada website anda banyak.
4. Semantic
Pastinya HTML5 mengimplementasikan semantic terbarunya donk. Intinya sih supaya anda tidak salah dalam menggunakan tag div atau span. Karena masih banyak yang keliru hingga sekarang. Semantic di HTML5 bisa memperbaiki semuanya. seperti pada pembuatan menu. Kita bisa menggunakan nav untuk membuat navigasi yang sempurna.
5. Local storage.
Tau gak yang namanya chace, chace disini sering banget di optimisasi oleh webmaster terutama bagi webnya yang berat. Biasanya sih sering di aktivkan tuh chace untuk web mereka jadi ketika anda mengakses situs mereka, anda tidak mendownload web mereka secara keseluruhan melainkan hanya updatenya saja. Cuma chace juga mempunyai batasan. Hanya sedikit yang bisa di tampung dalam chace sehingga ketika web tersebut memang total sizenya banyak pasti banyak yang ilang. HTML5 sudah bisa menyimpan banyak bahkan video.
source : navinot
HTML 5 menambahkan unsur-unsur baru untuk secara khusus mengidentifikasi masing-masing konstruksi umum:
- section: Sebuah bagian atau bab dalam sebuah buku, sebuah bagian dalam sebuah bab, atau pada dasarnya apa pun yang memiliki pos sendiri dalam HTML 4
- Header: header Halaman yang ditampilkan pada halaman , tidak sama dengan unsur kepala
- Footer: Halaman footer di mana baik cetak pergi; tanda tangan dalam sebuah pesan e-mail
- Nav: Koleksi link ke halaman lain
- Article: Sebuah entri independen dalam sebuah blog, majalah, ringkasan, dan sebagainya
KESIMPULAN :
1. HTML5 adalah pengembangan dari HTML 4
2. HTML5 lebih menyempurnakan kepada vasilitas audio, video serta visual.
3. HTML5 harus didukung dengan web browser yang suport HTML5
Form, dan Perbedaan Methode POST dan GET
Berbagai Informasi Materi Pemrograman PEMROGRAMAN WEB CS / PHPSalam Bloger TKJ,
kali ini saya akan membahas tentang penggunaan form dan methode yang digunakannya. untuk lebih jauhnya saya bahas sebagai berikut:
Form adalah sebuah tag HTML yang di fungsikan untuk melakukan pengiriman data dari client side menuju server side untuk di olah dan akan di kembalikan ke sisi client side jika di perlukan, tergantung dari fungsi website tersebut….
Pengiriman data pada FORM dapat melalui dua buah cara yaitu GET dan POST.
Get adalah metode pengiriman data menggunakan query string, jadi seluruh nilai pada form anda akan di kirim ke sisi server/file dan nilai dari form anda akan tampil pada barus URL/ Address bar
contoh,
http://www.namadomain.com/file.php?nama=ian+lubis&alamat=denpasar
file.php adalah file yang menerima dari nilai query string, dan disana terdapat dua buah variable “nama” dan “alamat”, setiap varibale GET selalu di akhiri dengan tanda =, hal ini bertujuan untuk mengisikan nilai dari variable tersebut.
Contoh penulisan untuk mengambil nilai dari query string adalah :
1 | <?php echo $_GET[nama_variable]; ?> |
Metode lain adalah
POST, post sendiri mengirimkan data ke sisi lain/ file namun tidak menampilkan nilai dari form pada address bar seperti GET/ Query String.
Untuk penjelasan lebih lengkapnya materi tentang form dan methode yang digunakanya dapat di download melalui link dibawah ini:
![]() |
| Download Materi |
Membuat Database di Microsoft Access 2013
Berbagai Informasi JAVA Materi Pemrograman PEMROGRAMAN Pemrograman Dasar VB.NET WEB CS / PHPBagaimana Membuat Database dengan Microsoft Access 2013?
![]() |
| Create Database Access 2013 |
Microsoft Access adalah aplikasi adalah sebuah program aplikasi basis data komputerrelasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, danMicrosoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.
Pada posting kali ini saya akan membahas tentang pembuatan database dengan menggunakan microsoft access 2013. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Buka Aplikasi Microsoft Access 2013 --> lalu pilih Blank Dekstop Database (lihat gambar1)
![]() |
| Gambar 1 |
2. Beri Nama Database (Gambar2)
![]() |
| Gambar 2 |
3. Tentukan Lokasi penyimpanan database --> lalu pilih Create (Gambar 3-5)
![]() |
| Gambar 3 |
![]() |
| Gambar 4 |
![]() |
| Gambar 5 |
4. Database sudah dibuat, selanjutnya kita buat tabelnya.
5. Pada Panel kiri, Klik kanan pada table1 --> lalu pilih Design View (Gambar 6)
![]() |
| Gambar 6 |
6. Beri nama Tabelnya, Lalu klik OK (Gambar 7)
![]() |
| Gambar 7 |
7. Lalu tentukan field pada tabel tersebut (Gambar 8)
![]() |
| Gambar 8 |
8. Selanjutnya Isi Field pada tabel tersebut (Gambar 9)
![]() |
| Gambar 9 |
![]() |
| Gambar 10 |
9. Database dan Tabel berhasil dibuat.
Demikian Tutorial membuat Database dengan Microsoft Access 2013. semoga bermanfaat.
Untuk TutorialVideonya, silahkan Lihat videonya dibawah ini :
Basis Data (Database)
Berbagai Informasi Materi Pemrograman PEMROGRAMAN VB.NET WEB CS / PHPBasis Data adalah?
Basis data dan Database
Basis Data atau yang dikenal dalam bahasa inggris yaitu Database adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.
Proses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan user untuk memelihara, mengontrol, dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS yaitu mengolah pendefinisian data, dapat menangani permintaan pemakai untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun disk, dan menangani unjuk kerja semua fungsi secara efisien.
Tujuan utama dari DBMS adalah untuk memberikan tinjauan abstrak data kepada user (pengguna). Jadi sistem menyembunyikan informasi tentang bagaimana data disimpan, dipelihara, dan tetap dapat diambil (akses) secara efisien. Pertimbangan efisien di sini adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks tetapi masih tetap bisa digunakan oleh pengguna awam tanpa mengetahui kompleksitas strukturnya.
Dilihat dari jenisnya, basis data dibagi menjadi dua yaitu:
Basis data flat-file.
Basis data flat-file ideal untuk data berukuran kecil dan dapat dirubah dengan mudah. Pada dasarnya, mereka tersusun dari sekumpulan string dalam satu atau lebih file yang dapat diurai untuk mendapatkan informasi yang disimpan. Basis data flat-file baik digunakan untuk menyimpan daftar atau data yang sederhana dan dalam jumlah kecil. Basis data flat-file akan menjadi sangat rumit apabila digunakan untuk menyimpan data dengan struktur kompleks walaupun dimungkinkan pula untuk menyimpan data semacam itu. Salah satu masalah menggunakan basis data jenis ini adalah rentan pada korupsi data karena tidak adanya penguncian yang melekat ketika data digunakan atau dimodifikasi.
Basis data relasional.
Basis data ini mempunyai struktur yang lebih logis terkait cara penyimpanan. Kata "relasional" berasal dari kenyataan bahwa tabel-tabel yang berada di basis data dapat dihubungkan satu dengan lainnya. Basis data relasional menggunakan sekumpulan tabel dua dimensi yang masing-masing tabel tersusun atas baris (tupel) dan kolom (atribut). Untuk membuat hubungan antara dua atau lebih tabel, digunakan key (atribut kunci) yaitu primary key di salah satu tabel dan foreign key di tabel yang lain. Saat ini, basis data relasional menjadi pilihan karena keunggulannya. Beberapa kelemahan yang mungkin dirasakan untuk basis data jenis ini adalah implementasi yang lebih sulit untuk data dalam jumlah besar dengan tingkat kompleksitasnya yang tinggi dan proses pencarian informasi yang lebih lambat karena perlu menghubungkan tabel-tabel terlebih dahulu apabila datanya tersebar di beberapa tabel.
sumber : wikipedia dan terasmedia
Subscribe to:
Posts (Atom)











.jpg)
.jpg)











.jpg)